REVIEW NOVEL "MAAF, LOE, GUE, END!"
Judul : Maaf, Loe,
Gue, End!
Penulis/ Pengarang :
Iwan Januar
Penerbit : Al Azhar
Fresh Zone Publishing
Kota : Bogor
Halaman : 36
Sinopsis
"Percaya saja, penderitaan dari mem-PHK
kekasih tidak akan panjang. Bayangkan kemenangan dan kebahagiaan dari PHK ini
jauh lebih besar daripada sakitnya. Buat para pria, memutuskan pacar hanya akan
memberi derita antara 3 sampai 30 hari. Sedangkan buat para wanita, memang sakit
karena putus hubungan bisa lebih lama. Dalam beberapa kasus itu bisa menahun.
Tapi, banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan rasa sakit dan derita
karena PHK itu."
Isi (bukan isi hati ya,
jangan baperan 😋 )
SAAT DIMABUK CINTA? Apa yang kalian pikirkan setelah mendengar,
melihat atau papaun itu tentang "Saat dimabuk cinta ?"
Disini aku, saye, guee . . . pengen ngebahas sikit nih tentang ini
novel . . .
So, tetep liat sampai akhir yaa 😊
“Alamiah, begitulah adanya cinta. Islam juga mengakuinya.
Bahwa pria memang pasangan wanita. Itulah sunnatullah yang berlaku bagi semua
makluk ciptaan-Nya. Wanita punya daya pikat bagi pria, juga sebaliknya. Dengan
cinta Allah ikat erat keduanya.” ( Hal 3 . . . )
Ada
satu kalimat yang saya ingat kalau orang kasmaran atau yang sedang di mabuk
cinta itu seperti melihat “Tahi Kucing rasa Cokelat”, ya awalnya aja manis,
pada akhirnya ketahuan juga kalau itu tahi kucing :’)) ini ibarat ya ibarat …
:p
Lanjut aja yaa, biar ada
kepastian, biar gak di PHP :”)
“Islam
mengakui cinta, dan tidak ada yang salah kok dengan cinta”. Tapi tau nggak sih
kalian cinta yang seperti apa yang di akui islam dan di Ridhoi Allah ? Tau
nggak sih ?? Nih liat setelah paragraph ini aku akan membahas nya . . .
“Cinta memang harus dikendalikan agar berbuah keberkahan. Hanya
cinta kepada Allah & RasulNya yang pantas disimpan diatas segalanya, dan
mengalahkan segalanya. Sedangkan cinta pada makhlukNya, apapun dan siapapun,
haruslah cinta yang terkendali dengan aturan Allah.” (Hal 8 . . .)
Dari
pernyataan diatas sudah sangat jelas bahwa cinta selain keduanya harus ditata
dengan aturan yang benar. Melanggar nya hanya akan menimbulkan kerugin
tersendiri bagi diri kita dan itu menodai cinta. Tau nggak sih kalian guys
aturan Allah yang sudah sangat jelas itu apa ?? Tau dong ?? Ya betull bangeeeeet
guys (yah jawab sendiri aja wkakak) . . .
“Aturan
Allah itu adalah “Cinta yang Berbingkai Pernikahan””
Tau nggak sih kalian ?
ya pasti tau lah ya kann ?? Kalauuuuuuu . . .
“Semua orang pasti berharap punya cinta yang indah dan suci. Tidak
ada orang lain yang ini merusak cintanya, atau orang yang dicintainya. Tapi
niat saja tidaklah cukup. Berapa banyak orang yang berniat baik untuk bercinta,
tapi justru merusak cintanya. Anugerah allah dirusak dengan satu perbuatan :
PACARAN.” ( Hal 12 . . . )
Lantas bagaimana jika
saat ini ada salah satu diantara kita terjebak pacaran? Untuk menjawab ini ada
dua pilihan yaitu menikah atau putus. Jika kalian masih terlalu muda dan dini
untuk menikah maka jalan satu-satunya yang ditempuh adalah memutuskan hubungan
dengan sang pujaan hati *aishhh bahasa gue, ce elah pakai gue segala wkk :p
Pernah nggak sih kalian
berpikir dalam hati kek gini, "Mutusin pacar? Berat banget rasanya? Bisa
nangis seabad nggak kelar-kelar?" wkaka. Ya dalam hati ni yeee, ce elah
mau mutusin, memang bisaa wkakak . . .
Ini saat nya, saat untuk
kita berpikit bahwa hubungan kita dengan sang kekasih hanyalah kasih saying
yang semu. Saat nyaaaaa P . U . T . U . S, apa sih alasannya ??? nih gue kasih
alas an yang sangat rasional yang dituturkan oleh penulis :
Pertama nih guys, Para wanita, beranilah untuk mengatakan putus, karena putus
menunjukan harga diri anda sebagai seorang wanita terhormat dengan berprinsip,
saya memiliki hubungan dengan seorang pria karena saya berharap menikah.
Yang Kedua nih guys (asal jangan mendua ya wkwk) , Jangan takut putus karena hubungan lebih
baik bisa anda temui kapan saja, tentu hubungan yang berbingkai ridho Allah.
Yang terakhir nih (jangan baper :p) , Berhubungan dengan lawan jenis, apalagi
soal asmara, tidak pantas dilandasi niat selain pernikahan. Cukup menggelikan
ada sebagian orang yang melakukan hubungan asmara tanpa motivasi pernikahan.
(Hal 24 . . .)
Tidak dipungkiri lagi, manusia memang punya rasa cinta
dan memiliki. Jika hati sudah bertaut dalam ikatan percintaan *baca:pacaran*
rasanya susah untuk melepaskan si abang si eneng ya asal jangan di tengah
tengah antara itu wkakak :p .
Padahal faktanya ya guys, pacaran sudah jelas
merugikan. Secara agama, jelas juga diharamkan. Lalu, apakah masih ada alasan
untuk terus berpacaran? Apakah masih banyak hal-hal yang membuat kalian masih
berpacaran ?
Ingat ini ya guys, diingat nih, jangan ingat enaknya
aje yee : “pacaran bukan garansi untuk mendapatkan cinta sejati, itu adalah
kenyataan dan kebenaran. Selain itu pacaran banyak mengundang mudlarat dan
sudah jelas haramnya”.
Tau
nggak sih guys maksudnya gimana ? Gini loo guys . . .
“Pacaran itu belum bisa buktiin kalau die
itu jodoh kamu, itu kenyataan guys, sudah sangat terpampang nyataaahhhh . . . “
Selain itu nih ya guys, pacaran itu banyak mudharat dan sudah jelas haram guys
. . .”
“Jatuh cinta pada lawan jenis, sah-sah
saja. Yang tidak jadi sah adalah kalau dipenuhi semau-maunya jatuh dalam
perangkap hawa nafsu. Cinta sejati adalah cinta yang berada di jalur Ilahi,
bukan cuma perasaan. Lebih banyak rugi dan defisitnya berpacaran ketimbang
nggak berpacaran.” (Hal 31)
Kesimpulan
Beranikan diri anda untuk putus! Allah punya rencana
yang lebih indah kok. Jodoh memang mutlak ketetapannya namun cara menjemput
jodoh berada pada pilihan kita saat ini.
Nah tunggu apalagi sih guys?? Nggak percaya sama
review nya ?? Beli aja deh bukunya, baca sendiri, insyaAllah nusuk kehati guys
wkk 😋😋
Buku nya sederhana tapi sangat bermanfaat untuk
kalian, harganya sangat terjangkau banget guys. Dulu (Tapi gak lama lama amat
sih) belinya di Jl. Sisingamangaraja yang dekat Hypermart, ada dibelakang
masjid yang dekat Panti Asuhan. Lupa nama jalan ke gang nya itu wkakak :*
Thanks guys J






Comments
Post a Comment